Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Bayi Temanggung Dibunuh Selingkuhan Ibunya Pakai Palu Waktu Subuh
Warga Dusun Tleter, Desa Tleter, Kecamatan Kaloran digemparkan dengan penemuan seorang ibu dan anaknya yang masih balita ditemukan tak sadarkan diri di kamarnya dengan luka serius di kepalanya.
Korban adalah Ernawati (23) dan anaknya ANW dianiaya dengan keji oleh tersangka Supriyadi alias Gareng (38).
Erna mengalami cidera serius di bagian kepala dan saat ini masih tak sadarkan diri dan menjalani perawatan di rumah sakit.
Sedangkan anaknya meninggal dunia di rumah sakit.
Berdasarkan keterangan dari warga sekitar, Erna diketahui hanya tinggal berdua dengan anaknya, sedangkan suaminya bekerja di Kalimantan.
Kapolres Temanggung AKBP Muhamad Ali, S.H., S.I.K. menerangkan penganiayaan tersebut terjadi pada hari Rabu, (13/05/20) sekitar pukul 05.00 Wib.
“Awal mula kejadian, tersangka menunggu nenek korban pergi Sholat Subuh.
Lalu masuk ke rumah korban, dan kemudian memukul korban saudari Ernawati sebanyak 8 kali ke arah
kepala dan memukul korban saudari ANW sebanyak 2 kali ke arah kepala dengan menggunakan palu,” terang Kapolres kepada awak media, Kamis (14/05/20) malam.
Masih hari yang sama pelaku melakukan penganiayaan, tim gabungan yang terdiri anggota Polsek Kaloran, Sat Reskrim Polres Temanggung dan Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Tengah langsung menangkap pelaku.
“Setelah dilakukan penyelidikan berupa pemeriksaan saksi-saksi dan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara), kemudian diperoleh bukti yang cukup untuk mengidentifikasi tersangkanya, dilakukan penangkapan kepada tersangka yang bersembunyi di area perkebunan Desa Tleter,” imbuhnya.
HALAMAN SELANJUTNYA:

0 Response to "Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Bayi Temanggung Dibunuh Selingkuhan Ibunya Pakai Palu Waktu Subuh"
Posting Komentar